ISO 9001
Standar Mutu Manajemen ISO 9001:2008
Sebagai subsistem pendidikan nasional, tanggung jawab terbesar yang diemban SMK NEGERI 1 Bulakamba adalah membangun bangsa melalui Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Karena itu SMK Negeri 1 Bulakamba harus selalu berada pada posisi terdepan dalam setiap upaya pembaharuan pendidikan khususnya dalam bidang Pendidikan Teknologi dan Kejuruan.
Menyadari posisi tersebut lembaga ini telah berketetapan hati untuk menjadi Lembaga diklat kejuruan yang berstandar internasional. Untuk mewujudkan semua itu SMK Negeri 1 Bulakamba dalam segala aspek harus berstandar pada standar dan mindset yang berlaku secara internasional.
Sebagai langkah awal untuk menjadi lembaga bertaraf internasional, SMK Negeri 1 Bulakamba berupaya mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen mutu (quality management system) sesuai standar ISO 9001
Setelah melalui beberapa tahap penerapan SMM ISO 9001:2008 yang terdiri dari;
- Tahap Persiapan diantaranya menyelenggarakan program pelatihan tentang SMM ISO bagi staf dan widyaiswara sebanyak 72 orang.
- Tahap penyusunan dan pengesahan dokumen
- Tahap implementasi dan tahap registrasi
Maka pada tanggal 10 Oktober 2008 SMK Negeri 1 Bulakamba dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2000. Sejalan dengan terjadinya perubahan terhadap standar ISO 9001 : 2000 ke versi ISO 9001 : 2008 maka SMK Negeri 1 Bulakamba mulai tanggal 07 April 2008 resmi telah mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2008 yang dikeluarkan oleh United Registrar of System Certification tentang Management of Vocational School.
Dalam rangka peningkatan mutu dan layanan pendidikan kami TIM SMM ISO 9001 SMK Negeri 1 Bulakamba juga siap membantu sekolah-sekolah yang ingin menerapkan SMM ISO 9001 : 2008
ISO 9001 : 2000
| Jenis Sertifikat | : | ISO 9001:2000 |
| Ruang Lingkup | : | Sistem Manajemen Mutu |
| Badan Sertifikasi | : | TUV Nord Indonesia |
| Reg. Sertifikat | : | 16 100 0498 |
| No. Audit | : | I – 498 / 2008 |
ISO 9001 : 2008
| Jenis Sertifikat | : | ISO 9001:2008 |
| Ruang Lingkup | : | Sistem Manajemen Mutu |
| Badan Sertifikasi | : | United Registrar of System Certification |
| Certificate Number | : | 45537/A/0001/UK/En |
| Date of Issue | : | 07 April 2011 |
SASARAN MUTU TAHUN 2010/2011
| A | TINGKAT SEKOLAH | |||
| 1 | Tingkat kelulusan siswa | : | 95% | |
| 2 | Peringkat kejuaraan lomba tingkat provinsi yg diikut | : | Min. juara 2/jenis lomba | |
| 3 | Nilai rata-rata untuk mata pelajaran yang di-UAN-kan | : | 7 | |
| 4 | Tingkat Keterserapan Tamatan di DU/DI | : | Min 50% | |
| 5 | Tercapainya Prog.Keahlian bertaraf Internasional | : | 1 Program Keahlian | |
| B | TINGKAT DEPARTEMEN | |||
| 1 | DEPARTEMEN KESISWAAN | |||
| Pelaksanaan ekstrakurikuler | : | 90% | ||
| Penyelesaian kasus siswa nakal | : | 100% | ||
| 2 | DEPARTEMEN SARANA DAN PRASARANA | |||
| Ketersediaan alat praktek | : | 80% | ||
| Kerusakan sarana dan prasarana penunjang KBM | : | 5% | ||
| Keterlambatan perbaikan sarpras | : | 1 kasus per bulan | ||
| 3 | DEPARTEMEN HKI | |||
| Jumlah Keluhan DU/DI | : | 1 kasus/periode/program | ||
| Keluhan DU/DI yang tak terselesaikan | : | 0 kasus | ||
| DU/DI overseas yang jadi mitra | : | 1 DU / DI | ||
| 4 | DEPARTEMEN KURIKULUM | |||
| Tatap muka guru dalam kelas | : | Min 90% | ||
| Ketersediaan administrasi KBM | : | Min 90% | ||
| Kelulusan siswa dengan nilai UN | ||||
| - Matematika = 6,0 | : | 76% | ||
| - Bahasa Inggris = 6,0 | : | 76% | ||
| - Bahasa Indonesia = 6,0 | : | 76% | ||
| - Uji Kompetensi Produktif = 7,0 | : | 95% | ||
| 5 | DEPARTEMEN TATA USAHA | |||
| Keterlambatan pengiriman surat dinas | : | 0 kasus | ||
| Kelengkapan file guru dan karyawan | : | 95% | ||
| Kesalahan ketik terhadap surat keluar | : | 1 kasus/bulan | ||
| Keterlambatan kenaikan pangkat pegawai | : | 0 kasus | ||
| Dokumen hilang | : | 0 kasus | ||
| Keterlambatan layanan Dokumen (>15 menit) | : | 1 kasus/bulan | ||
MANFAAT ISO 9001:2008
Manfaat Secara Umum
Manfaat yang didapatkan dengan penerapan Sistem Manajemen Mutu seperti ISO 9001:2008 adalah :
- Aspek Konsistensi Pelaksanaan dan Pengawasan :
- Aspek Pengendalian Pencegahan
- Aspek Pertumbuhan dan Pengembangan
- Memberikan pendekatan praktik yang sistematis untuk manajemen mutu
- Memastikan konsistensi untuk memelihara mutu produk / jasa
- Menetapkan kerangka kerja untuk proses peningkatan mutu lebih lanjut dengan membakukan proses guna memastikan konsistensi dan mampu menelusuri serta meningkatkan hubungan antar fungsi yang mempengaruhi mutu
- Menentukan secara jelas tanggung jawab dan wewenang dari personel kunci yang mempengaruhi mutu
- Mendokumentasikan prosedur secara baik dalam menjalankan operasi dan proses bisnis / mapping proses sekolah
- Menerapkan sistem dokumentasi yang efektif melalui mekanisme audit mutu internal dan tinjauan manajemen yang berkelanjutan.
- Sebagai sarana pemasaran
- Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen / pelanggan
- Meningkatkan citra dan daya saing serta produktifitas organisasi
- Memberikan pelatihan yang sistematik kepada staf melalui prosedur dan instruksi kerja yang baik
- Mengantisipasi tuntutan konsumen atas mutu produk dan tingkat persaingan bersama
- Sebagai dasar yang mantap untuk pengembangan mutu selanjutnya menuju manajemen mutu terpadu
Manfaat untuk Sekolah
- Memudahkan menghadapi akreditasi dari BAN-S/M ( Badan Akreditasi Nasional – Sekolah/Madrasah )
- Sistem manajemen sekolah menjadi lebih baik dan berkembang, sebab mempunyai:
- Manual Mutu sebagai alat marketing yang berisi school profile dan penjelasan tentang penerapan SMM ISO 9001:2008 di sekolah.
- Kebijakan Mutu atau semacam visi-misi sebagai pedoman arah kebijakan sekolah jangka panjang dalam hal perbaikan mutu secara terus menerus.
- Sasaran Mutu di setiap aktifitas pekerjaan sebagai pedoman target jangka pendek dalam merealisir Kebijakan Mutu.
- Prosedur Mutu sebagai pedoman dalam melakukan pekerjaan yang menyangkut pembelajaran sehingga ada prosedur baku yang dipergunakan oleh seluruh jajaran.
- Rencana Mutu ( Quality Planning ) sebagai persyaratan input yang akan menentukan output sehingga keberhasilan pembelajaran terhadap anak-anak didik dapat ditingkatkan.
Standarisasi format dan pengendalian arsip ( rekaman ) memudahkan penyimpanan dan pengambian arsip.
Diklat ISO 9001:2008
1. TUJUAN BIMBINGAN DAN PELATIHAN
SMK Negeri 1 Bulakamba menerima jasa bimbingan penerapan dan pelatihan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 yang berfungsi untuk mendukung pelaksanaan Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa tahun 2014 jajaran di bawah Departemen Pendidikan Nasional harus sudah mendapatkan Sertifikat Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008 dan peningkatan mutu sekolah melalui perbaikan dan peningkatan berkesinambungan.
2. LATAR BELAKANG ISO 9001:2008
ISO 9000 adalah suatu kumpulan standar untuk sistem manajemen mutu. ISO 9000, dirumuskan oleh TC 176 ISO, yaitu suatu organisasi internasional atau komite yang mengembangkan standar manajemen mutu dan kualitas, didirikan pada 23 Februari 1947, TC 176 ISO memiliki 3 (tiga) Subcommittees (SC), 1 (satu) kelompok kerja dan 3 (tiga) kelompok tugas yang menghasilkan suatu standar dan petunjuk dokumen sebagai berikut:
| SC 1 | Concepts and Terminology |
| SC 2 | Quality Systems |
| SC 3 | Supporting Technologies |
| WGI | Interpretations |
| STTG | Spanish Translations Task Group |
| JATWG | Joint Arabic Translations Working Group (with ISO/TC207). |
| CALG | Conformity Assessment Liaison Group |
ISO 9001:2008 ( revisi terbaru ISO 9000 ) telah diterapkan pada ribuan perusahaan, instansi pemerintah dan dunia pendidikan. Penerapan ISO 9001:2008 pada dunia pendidikan memunculkan adanya Jaminan Mutu ( Quality Assurance ) dalam proses belajar mengajar, sehingga terjadi peningkatan mutu pendidikan.
3. DURASI PELATIHAN
Progres Penerapan ISO 9001:2008 adalaah 15 Mandays ( Minimal 3 Bulan )
4. PEMATERI
1. Sobirin, S.Pd.
2. Aman Farikhi, S.Pd
3. Hengki Irawan, M.Pd
Sebagai subsistem pendidikan nasional, tanggung jawab terbesar yang diemban SMK NEGERI 1 Bulakamba adalah membangun bangsa melalui Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Karena itu SMK Negeri 1 Bulakamba harus selalu berada pada posisi terdepan dalam setiap upaya pembaharuan pendidikan khususnya dalam bidang Pendidikan Teknologi dan Kejuruan.